Sabtu, 10 April 2021

2021 dan semoga selamanya

Paras itu terasa dekat, akrab
Mentimun dan air putih yang jadi cerita
Tak satupun kata dapat terucap
Bahagia dan selalu dimabuk cinta

Ternyata hati tidak sejalan dengan logika
Sebuah doa dan tepat jawabnya
Namun masih ku bertanya
Apakah kamu, jawaban semesta?

Satu per tiga kuartal

Bisakah selamanya kamu tetap tinggal?

Senin, 21 September 2020

Tidak Hari Ini

Suatu hari nanti
Kita akan bertemu pasti
Dengan rasa yang sama
Dengan asa yang sama

Semoga,
Kita akan bertemu pada saatnya
Pada mimpi-mimpi yang sama
Dan kita yang siap menerima

Hingga nanti kita percaya
Semesta mempersatukan kita
Hadirmu tak lagi singgah
Namun kita adalah rumah

Untuk saat ini
Biarkan aku sendiri
Karena kita tidak untuk hari ini
Lantas biarku berpeluk erat seorang diri

Rabu, 16 September 2020

Purnama tak lagi ada

Aku mendambakanmu
Dengan yakin dan ku percaya itu
Hingga akhirnya ku sadari
Sebaik-baiknya rumah adalah diri sendiri



Aku mencintaimu
Tapi kadang aku tak tau

Kita pernah ciptakan ruang
Bermain-main di dalamnya
Sama-sama menciptakan saling
Yang ntah mengapa tanpa sengaja

Aku mengagumimu, aku mencintaimu
Dalam hatiku  begitu kataku
Ntah bagaimana denganmu
Apakah kau katakan juga itu padaku?

Suatu hari
Aku mulai pergi
Bosan, ingin hilang
Terpenjara oleh ruang

Di satu purnama yang biasa kita saksikan bersama
Tidak ada lagi hadirnya
Apakah kita akan sama seperti dia?
Tidak lagi hadir dan selalu ada

Sejak itu, aku kehilangan purnama
Hadirnya tak lagi ada
Mungkin akan sama seperti dirimu
Yang tak lagi hadir di hadapku

Hingga akhirnya aku tidak peduli
Hingga akhirnya aku yang pergi
Ternyata tidak mudah untuk menerima
dirimu yang semakin nyata adanya

Bagaimana jika ruang yang kita ciptakan telah kosong?
Bagaimana kita kembali menghidupkan ruang itu lagi?

Ruang itu mulai kosong
Kini aku tidak lagi bisa berbohong
Lelah mengisi ruang yang sudah apik bersamamu
Aku ingin mencintai diriku lebih daripada dirimu

Minggu, 03 Mei 2020

K, hello

Entah darimana asalnya
Kenapa manusia itu ada
Hadir dan menyapa
Tanpa terlewat satu hari saja

Secara tiba-tiba
Hariku berubah
Menjadi semakin bernyawa
Terasa lebih indah

Bukankah ini hanya maya
Atau memang benar adanya?
Apakah benar itu dirimu?
Yang ada tanpa temu

Hadirmu ada tanpa ragamu
Ucapmu menghidupi hari-hariku

Antara percaya dan logika
Mereka memang berbeda
Cinta bisa karna percaya
Bisa pula tanpa logika

Sabtu, 15 Februari 2020

Menjadi Manusia,

Sesempurna apapun hidup manusia terlihat,
kenyataannya pasti ada ketidaksempurnaan yang nggak terlihat.
Karena kenyataannya,
memang nggak ada yang sempurna.


Bagiku,
Hebat nggak harus karena kesuksesan,
tapi gimana cara bisa bertahan.
Hidup nggak melulu berbagi kebahagiaan,
terkadang perlu juga untuk berbagi kesedihan.

Support Group
Menjadi Manusia

Minggu, 09 Februari 2020

Hujan bercerita

Semesta suka bercanda, ya

Ketika hujan
Ada mereka yang ingin saling bertemu
tapi gagal
Ada juga mereka yang sudah bertemu
tapi tetap tinggal
karena terjebak hujan

Untuk mereka yang gagal bertemu,
Akhirnya menikmati hujan sendirian
Untuk mereka yang sudah bertemu,
Bersama-sama menikmati hujan

Hujan punya cerita tentang kita
Kita yang sendiri menikmatinya
Melihatnya jatuh bersama-sama
dan tanpa henti-hentinya

Hujan punya cerita tentang kita
Kita yang sedang bersama
Berbagi dan bercanda tawa
Lalu sama-sama memanjatkan doa