Hari itu, pertemuan yang tidak terduga
begitu berkesannya, begitu candunya
Saling berbagi, tidak pernah sebelumnya
Cita dan cinta menjadi pertanyaan dan jawaban pada setiap tanya
Canda dan tawa membuat bahagia suasana
Kamu dan anganmu
kamu dan mimpimu
Yang kau bagikan denganku
Kamu yang hidup dengan visi misi
Sedang aku tanpa ambisi
Kamu yang penuh dengan mimpi
Sedang aku yang terinspirasi
Aku hanya bungkam
terkagum.
Berbagi adalah kesan dan pesan
yang tidak akan pernah ku lupa
Pertemuan kita yang berkesan
tak disangka sebelumnya hanya saling sapa
Hari itu juga, aku berhenti melangkah
Berhenti mencari, karena telah menemukan
Semoga kita bisa kembali bermuayawarah
Dan semua cerita dan cita akan saling terbagikan
Terimakasih, untuk delapan jam bersamanya
Akan ku tunggu, cerita kita selanjutnya
Dan semoga, aku tidak hanya sendiri bersama anganku saja.
Selasa, 31 Desember 2019
Kamis, 07 November 2019
Dua Puluh Dua
Semakin bertambahnya usia
Apakah semakin dewasa?
Bertambahnya usia
bukan berarti mengerti segala-galanya
bukan berarti mengerti apa-apa
Bahkan aku masih bertanya-tanya
Aku masih mencari
tentang arti jati diri
Mencari apa yang ku cari
dan menebak segala misteri
Apakah semakin dewasa?
Bertambahnya usia
bukan berarti mengerti segala-galanya
bukan berarti mengerti apa-apa
Bahkan aku masih bertanya-tanya
Aku masih mencari
tentang arti jati diri
Mencari apa yang ku cari
dan menebak segala misteri
Senin, 15 April 2019
teruntuk rindu
Teruntuk ibukota,
Kini aku bak seorang anak
yang selalu merindu seorang ibu.
Teruntuk Jogjakarta,
Diri ini selalu merindu
tuk singgah di hati ternyaman.
Teruntuk rindu,
datanglah satusatu.
Teruntuk Ibukota dan Jogjakarta
akan ku nikmati rindu ini dahulu.
Teruntuk kamu
ntah bagaimana ku hubungkan dengan rindu.
Sulawesi Selatan, Maret 2019
Kini aku bak seorang anak
yang selalu merindu seorang ibu.
Teruntuk Jogjakarta,
Diri ini selalu merindu
tuk singgah di hati ternyaman.
Teruntuk rindu,
datanglah satusatu.
Teruntuk Ibukota dan Jogjakarta
akan ku nikmati rindu ini dahulu.
Teruntuk kamu
ntah bagaimana ku hubungkan dengan rindu.
Sulawesi Selatan, Maret 2019
Rabu, 07 November 2018
2Dekade + 1
Pencarian sebuah nafas
dan ucapan selamat datang
Bahagiamu menyambutku
Untuk kali pertama, aku ada
membuka mata
melihat dunia
Tidak lama, aku harus kembali
Memulai cerita tanpa dirimu
Dan selama satu dasawarsa,
aku bahagia
Ketika waktu tlah tiba
Kita kembali bertemu
Setengah dasawarsa setelahnya
Aku tak bisa tiputipu
Ternyata aku bahagia
bersamamu
Bahagia itu
Lebih bahagia
Dari sebelumnya
Hingga akhirnya satu dasawarsa
Aku harus kembali pergi
Memulai cerita tanpamu
Seorang diri
Lagi-lagi cerita ini
tanpa dirimu
Aku tidak tau dimana
letak keindahannya
Keindahan tawa, canda, cerita, cinta
Karena rindu ini hanya tertuju padamu,
Jogjakarta.
Jakarta, 7 November 2018
dan ucapan selamat datang
Bahagiamu menyambutku
Untuk kali pertama, aku ada
membuka mata
melihat dunia
Tidak lama, aku harus kembali
Memulai cerita tanpa dirimu
Dan selama satu dasawarsa,
aku bahagia
Ketika waktu tlah tiba
Kita kembali bertemu
Setengah dasawarsa setelahnya
Aku tak bisa tiputipu
Ternyata aku bahagia
bersamamu
Bahagia itu
Lebih bahagia
Dari sebelumnya
Hingga akhirnya satu dasawarsa
Aku harus kembali pergi
Memulai cerita tanpamu
Seorang diri
Lagi-lagi cerita ini
tanpa dirimu
Aku tidak tau dimana
letak keindahannya
Keindahan tawa, canda, cerita, cinta
Karena rindu ini hanya tertuju padamu,
Jogjakarta.
Jakarta, 7 November 2018
Minggu, 02 September 2018
tentang hujan
Lama tak jumpa
Ku katakan itu rindu
Pagi itu kau datang
Kemarin
di depan pintu
Seperti menyapaku
Namun
tak sempat ku bertemu
Hari ini
kau datang memelukku
Lebih erat lagi
dari sebelumnya
Kamis, 23 Agustus 2018
Yogyakarta
Kamu akan selalu menjadi cerita
Bagi mereka semua
Agar menjadi saksi keindahanmu
Agar senantiasa hadir menyaksikanmu
Seperti aku
yang berlari
mengejar matahari
hingga ia pergi
Dan menanti senja
bersamamu
Dalam pelukmu
dalam hangatmu
Dalam dinginnya dirimu
Pada hati yang nyaman,
hati ini selalu ingin tersandarkan
Bagi mereka semua
Agar menjadi saksi keindahanmu
Agar senantiasa hadir menyaksikanmu
Seperti aku
yang berlari
mengejar matahari
hingga ia pergi
Dan menanti senja
bersamamu
Dalam pelukmu
dalam hangatmu
Dalam dinginnya dirimu
Pada hati yang nyaman,
hati ini selalu ingin tersandarkan
Rabu, 22 Agustus 2018
tahun ketiga
Memasuki tahun ketiga
Dimana aku dan kamu
tidak lagi saling bertemu
Bukan tidak lagi saling jumpa
Namun
Aku tidak selalu hadir lagi
padamu
bersamaan dengan mentari
yang menyambut pagi
dan merasakan sejuknya dirimu
Dimana aku dan kamu
tidak lagi saling bertemu
Bukan tidak lagi saling jumpa
Namun
Aku tidak selalu hadir lagi
padamu
bersamaan dengan mentari
yang menyambut pagi
dan merasakan sejuknya dirimu
Langganan:
Postingan (Atom)